Kamis, 21 April 2016

Tiga Kunci Keberhasilan di Dunia Kerja untuk Kamu, Para Millennials

Tiga Kunci Keberhasilan di Dunia Kerja untuk Kamu, Para Millenials

Hari berganti hari, tahun berganti tahun. Tak terasa para millennials sudah beranjak dewasa dan mendominasi dunia ini.

Setiap tahunnya ada jutaan anak muda dari generasi millennial yang memasuki dunia kerja. Generasi ini terkenal enerjik, optimis dan memiliki kecenderungan yang tinggi untuk membuktikan kemampuannya. Sayangnya, dunia karir pada masa ini tidak lagi lurus seperti dulu; tidak lagi seperti cerita-cerita sukses yang diceritakan orangtua kita, para generasi X.

Baca juga > Apa itu Generasi Millennial?

Di dunia kerja saat ini, tidak ada jalan tol menuju puncak. Kamu akan menghadapi banyak sekali aral dan rintangan sepanjang jalan, dan seringkali kamu harus masuk ke posisi yang sama sekali tidak pernah kamu bayangkan untuk kamu masuki.

Karirmu akan dinilai berdasarkan reputasimu, hasil dari proyek-proyek yang sudah kamu kerjakan dan kekuatan koneksimu.


FYI, kebanyakan millennials tidak siap menghadapi dunia kerja, seringkali mereka kebingungan dalam menentukan arah. Kenyataan memang semakin pahit, perusahaan-perusahaan saat ini tidak lagi menjamin jenjang karir dan job security; PHK bukan lagi berita baru.

Dengan meluasnya globalisasi, kemajuan teknologi dan tingginya kompetisi (63% millenials adalah lulusan S-1), maka aturan-aturan untuk mencapai keberhasilan di dunia kerja saat ini telah berubah secara signifikan.

Bila kamu tidak bisa mengikuti aturan ini, maka karirmu berjalan di tempat, atau mungkin lebih buruk lagi. Replaceable!

Tiga Kunci Keberhasilan di Dunia Kerja untuk Kamu, Para Millenials

1. Jangan terpaku hanya pada Job Desc-mu!

Mulailah cari muka!
What?! Ya, benar, cari muka. Cari muka dalam arti positif!
Beranikan dirimu untuk mulai mengambil tanggung jawab di luar dari peranmu saat ini.

Bro, bukannya gue cuma dibayar berdasarkan job desc yang udah disepakati dari awal?
Betul! Tapi kalau kamu tidak mulai mengembangkan kapasitas kerjamu dan mencoba terlibat dengan ruang lingkup yang lebih luas maka kamu akan stuck di jabatanmu yang sekarang ini. Atasanmu akan memandang kamu pelit tenaga, kurang berkontribusi dan replaceable!

Baca juga > Millennials: Generasi yang malas dan narsis?




Jadilah aktif, cari proyek-proyek baru, cobalah berkolaborasi dengan departemen lainnya, ikuti sebanyak mungkin program pelatihan dan pengembangan, mumpung masih muda! Jangan lagi menghasilkan kinerja yang sekedarnya, karena pesaing-pesaing lain juga bisa melakukan yang sama, bahkan lebih baik.

Jadilah unik, berilah nilai lebih pada setiap hasil kerjamu, buat hasil kerjamu menjadi khas dan berkarakter. Setelah tugas utamamu selesai, jangan langsung santai, carilah proyek-proyek tambahan di mana kamu bisa memberi kontribusi lebih dan memberi nilai tambah untukmu.

Semua ini akan membangun citra profesional yang membuatmu tidak tergantikan, kinerjamu yang bernilai lebih itu akan membuatmu mulai dicari-cari orang, promosi dan tawaran-tawaran lainnya pun pasti segera menghampirimu.


2. Pekerjaanmu ini sementara.


Tiga Kunci Keberhasilan di Dunia Kerja untuk Kamu, Para Millenials

  

Bukan berarti tidak loyal bro! Kita generasi millenial memang berbeda dengan generasi orangtua kita yang terbiasa mengabdi seumur hidup pada satu institusi atau perusahaan. Rata-rata para millenials biasa berpindah-pindah tempat kerja per dua tahun! We Millennials are Job Hoppers!

Baca juga > Job Hopping pada Millenials: Negatif atau Positif?

Kenapa? Karena bila selama dua tahun itu kamu tidak melihat adanya peluang untuk karirmu bisa menanjak naik, kamu harus mencari perusahaan baru.

Dunia ekonomi saat ini sangat tidak stabil, begitu juga dengan kondisi pasar yang tidak bisa diprediksi, apa saja bisa terjadi dalam semalam, perusahaan tempatmu bekerja bisa saja berpindah kepemilikan, departemenmu disatukan dengan departemen lain, atau kamu masuk dalam daftar PHK. Kamu harus selalu punya rencana cadangan!

Selalu terbuka pada kesempatan-kesempatan baru, update terhadap peluang-peluang karir di perusahaan-perusahaan lain. Selain LinkedIn, kamu bisa coba situs-situs kreatif yang diciptakan oleh generasi millenial lainnya, seperti Qerja.com. Di sana banyak millenials yang saling bertukar informasi soal perusahaan tempat mereka bekerja, jenjang karir dan nominal gajinya! Kamu juga bisa turut berkontribusi.

Tiga Kunci Keberhasilan di Dunia Kerja untuk Kamu, Para Millenials
3. Reputasimu adalah asset terbesarmu.

Seiring kamu berpindah dari satu jabatan ke jabatan lainnya, dari satu perusahaan ke perusahaan lainnya, satu-satunya yang harus tetap kamu jaga adalah reputasimu.

Proyek-proyek yang pernah kamu kerjakan, seberapa banyak orang yang mempercayaimu, siapa saja yang kamu kenal dan siapa saja yang mengenalmu, semua ini berperan besar dalam pengembangan karirmu dan menentukan seberapa cepat kamu akan dipromosikan dan mendapatkan kenaikan gaji di perusahaan sekarang ini atau di perusahaan yang akan merekrutmu selanjutnya.

Di dunia sekarang ini, sulit dipungkiri bahwa penampilan juga menjadi salah satu faktor penting dalam karirmu. Bila kamu tidak berpenampilan menarik, bahasa tubuhmu kurang baik dan tidak bisa menyesuaikan diri dengan rekan kerjamu, kamu akan menjadi beban, meskipun kamu punya skill yang hebat. 

 

Baca juga > Apakah kamu seorang Social Introvert? 


Apa yang kamu post di dunia maya juga akan merepresentasikan dirimu dan menjadi gambaran tentang siapa kamu. Masih banyak millennials yang menggunakan media sosial sebagai tempat curhat, bahakan ada beberapa kasus di mana mereka memaki atasan baru mereka di sebuah media sosial tanpa menyadari bahwa ternyata atasan mereka itu ada di daftar teman mereka dan melihat postingan itu juga. Stop alay!






Dengan mengikuti ketiga aturan ini, kamu akan bisa berkompetisi dalam dunia kerja yang baru dan memegang kendali atas pertumbuhan karirmu. Pada tahun 2025 mendatang, diperkirakan secara global 75% tenaga kerja yang aktif di muka bumi ini adalah generasi kita, millennials

 

Apakah kamu siap untuk menjadi yang terbaik? Inilah saat yang tepat untuk mulai berani mengambil tanggungjawab baru, terbuka pada peluang-peluang baru dan secara konstan membangun reputasimu.

Masa depan itu cerah, karena masa depan itu adalah kamu!  Tweet this!



EmoticonEmoticon