Kamis, 07 Februari 2019

Pengajuan Cuti Karyawan Seharusnya Dipermudah, Karena Ada 4 Manfaatnya Bagi Perusahaan

Sejumlah karyawan di berbagai perusahaan masih sering terdengar mengeluh tentang sulitnya mengajukan cuti tahunan. Pada dasarnya, setiap karyawan berhak mengajukan cuti karena hal ini menjadi “hadiah” khusus agar mereka bisa berlibur dan beristirahat.
Bahkan, pemerintah telah mengatur dalam UU Ketenagakerjaan nomor 13 Th. 2003 Pasal 79, tentang cuti tahunan minimal 12 hari kerja setiap tahun. Jika ada perusahaan yang masih “berulah” dan mempersulit cuti karyawannya, seharusnya mereka tidak perlu melakukan hal itu. Pasalnya, memberikan cuti pada karyawan akan berdampak positif pada produktivitas perusahaan. Kok bisa ya? Berikut manfaat memberikan cuti karyawan untuk kemajuan perusahaan Anda.

ngopi dan internet

1. Meningkatkan Produktivitas Karyawan

Apakah perusahaan Anda masih mau menerapkan konsep lama, “kerja paksa” atau “kerja rodi”. Stigma yang beredar saat ini adalah semakin rajin karyawan bekerja, maka produktivitas perusahaan akan semakin meningkat. Hal ini tidak sepenuhnya benar.
Menurut survey yang dilakukan oleh Corporate Executive Board yang melibatkan sekitar 50.000 karyawan di berbagai negara, melaporkan bahwa adanya peningkatan produktivitas sebesar 20% pada perusahaan yang mengizinkan karyawannya mengajukan cuti tahunan.
Hal ini berkaitan dengan kepuasan dan kesejahteraan karyawan yang merasakan keseimbangan antara karir dan kehidupan pribadinya. Kondisi psikis yang bahagia, turut memengaruhi produktivitas dan kreativitas karyawan, sehingga kinerja mereka juga lebih baik daripada harus terus menerus bekerja dan jenuh.

2. Mengurangi pengeluaran biaya kesehatan perusahaan

Masih berkaitan dengan sisi emosional dan mental karyawan yang sehat, maka hal ini secara langsung turut berdampak pada kondisi fisik karyawan yang selalu fit dan berenergi.
Banyak kalangan pekerja kantoran yang mudah jatuh sakit akibat kelelahan atau stres yang dibiarkan berlarut – larut. Ujung – ujungnya, perusahaan Anda yang harus membayar biaya kesehatan karyawan, bukan? Daripada terus memaksa karyawan untuk bekerja lembur hingga membuat mereka kewalahan, lebih baik minta mereka untuk mengatur jadwal liburan yang kadang ongkosnya lebih murah daripada biaya berobat ke rumah sakit.

3. Menjaga loyalitas atau meretensi karyawan

Memiliki karyawan yang rajin bekerja mungkin idaman setiap perusahaan. Tetapi, perlu diingat karyawan Anda juga harus loyal dan bertalenta tinggi. Jangan biarkan karyawan terbaik di perusahaan Anda kabur atau berpaling ke perusahaan pesaing hanya karena sulit mendapatkan izin cuti dan liburan.
Sebaliknya, perusahaan perlu memikirkan cara – cara lain agar meretensi karyawan yang memiliki talenta bagus. Buat mereka betah dan nyaman saat bekerja, termasuk mempermudah pengajuan izin atau cuti liburan.

4. Menghindari gesekan antar karyawan

Persaingan tinggi, kejenuhan, stres dan intensitas suasana kantor yang panas akan membuat karyawan merasa tidak nyaman saat bekerja. Di sinilah pentingnya memberikan jeda agar mereka bisa berlibur atau beristirahat selama beberapa hari dengan cuti.
Menurut Association of Certified Fraud Examiners, waspadai kasus fraud yang terjadi akibat sulit mendapatkan izin cuti pada beberapa karyawan. Ciri – cirinya mereka adalah karyawan yang tampak rajin bekerja dan tidak mau mengambil hak cuti. Akan tetapi, mereka menggunakan hal ini sebagai kedok agar bisa memanfaatkan karyawan lain bekerja menggantikan tugas – tugasnya ketika ia hendak liburan panjang saat cuti tahunan.

***

Sudah seharusnya setiap perusahaan tak perlu mempersulit izin cuti karyawan. Selain melaksanakan hak Anda, ternyata hal ini juga mendorong produktivitas perusahaan. Manfaatkan HRIS Software Indonesia untuk metode pengajuan cuti secara online yang akan memudahkan setiap karyawan merancang cuti mereka masing – masing. Coba LinovHR sebagai aplikasi HRIS Indonesia terbaik sekarang juga secara gratis.

Lihat lebih lengkap tentang LinovHR -> https://www.linovhr.com/

Ini post terbaru, bro!


EmoticonEmoticon