Sabtu, 09 Juli 2016

Pendapat Cewek Tentang Cowok yang pakai Motor Matic


Fenomena ini bukan hal baru lagi, zaman memang sudah terbalik. Semakin lama semakin sering kita melihat cewek dengan gagahnya menunggangi sepeda motor sport (motor laki) dan sebaliknya cowok semakin banyak menunggangi motor matic. Apa yang sebenarnya terjadi?
Pendapat Cewek Tentang Cowok yang pakai Motor Matic

Di dalam video di bawah ini, aku mengajak dua orang temanku untuk brainstorming sederhana tentang fenomena ini. Video itu cukup mewakili karena menghadirkan juga seorang cowok yang memang sehari-harinya memakai motor matic. Kalau aku sendiri memang menggunakan motor sport.

Dari kegaduhan yang kami ciptakan sore itu di sebuah cafe di Medan, aku menyimpulkan setidaknya tiga tanggapan umum dari cewek terhadap para cowok yang memakai sepeda motor matic. Let’s check it out!


1. Cowok kalau pakai matic itu kayak naik sepeda anak kecil/nggak proporsional!

Pandangan yang pertama ini ada benarnya juga, karena ini salah satu alasan utamaku untuk tidak naik motor matic. Karena dengan badanku yang hampir 90 Kg ini, akan terlihat seperti animal abuse terhadap motor matic yang malang itu. Nggak banget!

Tapi hal ini memang subjektif, karena tidak semua orang berbadan besar. Bila kamu memiliki postur yang ramping mungkin bisa proporsional untuk memakai sepeda motor matic. Lagipula mayoritas tujuan awal cowok memakai motor matic adalah kenyamanannya. Motor matic lebih mudah digunakan, tidak berat dan tidak repot.

Baca juga > PDKT Lewat SMS dan BBM? Siapa takut?!

2. Cowok kalau pakai matic itu gaya duduknya jadi feminin banget, nggak macho kayak naik motor sport

Pandangan pada poin ini memang sedikit banyak akan menyinggung permasalahan gender. Awalnya sepeda motor matic diproduksi untuk umum dengan target pasar kaum hawa. Karena lebih ringan, lebih mudah dioperasikan, posisi duduk yang nyaman untuk yang memakai rok dan sebagainya. Entah di mana hubungannya, tapi memang cukup sering kita melihat para cowok yang mengendarai motor matic dengan gaya duduk yang feminin ini, duduk manis dengan bokong sedikit mencuat, kaki dirapatkan dan... ahsudahlah...
Tapi sekali lagi, semua itu (mungkin) subjektif. Karena faktanya banyak juga cowok yang naik matic dengan posisi kaki yang ngangkang. Malahan banyak yang berpendapat bahwa dengan naik motor matic posisi kaki itu lebih nyaman dan leluasa. Jelas berbeda dengan motor sport yang posisi kaki pengendaranya bisa menyebabkan kesemutan.


3. Simple-nya, Nggak ‘Manly’ aja, karena sejatinya motor cowok itu harus menggambarkan kepribadiannya.

Ya, aku tau, poin ketiga ini sangat klise. Tapi begitulah cewek, bro. Intinya di mata mereka cowok itu seharusnya memiliki sosok yang ‘manly’ atau istilah dulunya ‘macho’. Karena pada dasarnya mereka merasa cowok itu memang harus menghadapi rintangan dan kesulitan, bukan mencari kemudahan dan kenyamanan seperti layaknya cewek. ‘Image’ seorang cowok di mata para cewek memang pada umumnya adalah sosok yang kuat, besar, dan melindungi... dan itu tidak mereka temukan pada cowok yang naik matic.

Tapi kembali ke pribadi masing-masing, karena sangat tidak adil rasanya kalau kita nge-judge seorang cowok dari kendaraannya. Siapa tahu itu memang the best thing he can afford, at least he own a ride, dude! Jadi stop mem-bully teman-teman kalian yang memakai matic. Seperti yang Jessicha bilang di video di atas: fuck that three pedals or two pedals shit, real man never hurt woman!

Baca juga > 15 Kebiasaan Kecil Yang Membuatmu Semakin Cerdas

That’s all folks!
Terima kasih sudah mampir dan membaca, sampai ketemu lagi di lain kesempatan. Jangan lupa untuk Comment, Like dan Share artikel ini bila kamu rasa bermanfaat, and if you like our videos, please consider to subscribe respectively!
Stay sharp, stay humble dan jangan lupa bahagia!
Adios!



EmoticonEmoticon