Senin, 27 Juni 2016

Ternyata Tidur Siang Bisa Bikin Kamu Lebih Kreatif!

Ternyata Tidur Siang Bisa Bikin Kamu Lebih Kreatif!


Pernah nggak kamu menyadari, ketika menjelang sore hari kamu cenderung mengantuk dan kehilangan fokus? Terutama saat kamu baru selesai makan siang, rasanya kelopak mata itu sulit untuk diajak kompromi. Itu tandanya kamu butuh tidur siang!

Ternyata Tidur Siang Bisa Bikin Kamu Lebih Kreatif!

Meski telah sekian lama kita dipengaruhi oleh budaya yang mendiskreditkan perilaku tidur siang dengan kemalasan, sebenarnya tidur siang bisa bermanfaat untuk kreativitas dan produktivitasmu, loh!

Menurut para ahli, tidur siang itu membantu proses maintenance hormon, memperbaiki sel-sel tubuh bahkan membantu mempertahankan fungsi jantung yang sehat.

Artinya, tidur siang bisa membuatmu hidup lebih lama, lebih awet muda dan lebih aktif. Dengan tidur siang, kamu mengisi ulang baterai untuk otakmu, sehingga pikiranmu bisa tetap siaga untuk senantiasa mengeluarkan ide-ide kreatifnya.

Professor Jim Home dari Loughborough University menyatakan bahwa manusia sesungguhnya didesain untuk tidur dua kali dalam sehari; satu kali (sejenak) saat menjelang sore dan satu kali yang panjang pada saat malam.

Ahli yang lain menyatakan bahwa tidur siang yang singkat sekalipun, bisa meningkatkan fungsi kognitif secara signifikan. Sehingga tidak heran bila banyak orang saat ini mempelajari tidur siang singkat yang berkualitas ini, atau biasa disebut power napping.


Tidur siang mampu meningkatkan kekuatan otak

Tidur siang itu ibarat aplikasi Clean Master pada gadget-mu, yang membersihkan semua memory RAM dari sisa-sisa aplikasi-aplikasi yang dipakai sejak pagi bahkan mungkin sejak semalam.

Ternyata Tidur Siang Bisa Bikin Kamu Lebih Kreatif!

Sebuah penelitian di Amerika Serikat, dipimpin oleh Matthew Walker, seorang asisten profesor psikologi di Universitas California, menemukan bahwa tidur siang selama minimal satu jam bisa me-refresh pikiranmu dan mengembalikan kekuatan otakmu sehingga bisa membuatmu bekerja atau beraktifitas lebih efektif.

Matthew bahkan berani menyatakan lebih jauh, tidur siang bukan hanya me-refresh, dari segi neurocognitive, tidur siang bisa membuat pikiran seseorang menjadi lebih baik dibanding sebelum tidur, dengan kata lain tidur siang membuatmu lebih pintar!

Loh koq bisa?
Penasaran kan? Yuk kita intip penelitian do’i!

Penelitian
Para peneliti mengumpulkan 39 orang dewasa yang sehat secara jasmani dan rohani untuk mengikuti penelitian ini. Penelitian ini menggunakan metode kelompok kontrol dan kelompok eksperimen. Jadi para relawan yang 39 orang itu dibagi ke dalam dua kelompok tersebut. Kelompok kontrol tidak akan tidur siang, kelompok eksperimen akan melakukan tidur siang.

Kedua kelompok ini akan diberikan tugas-tugas yang sama di mana mereka perlu mempelajari dan mengingat sejumlah fakta-fakta dan informasi yang telah ditentukan.

Tugas-tugas ini dimulai dari tengah hari. Pada pukul 2 sore, kelompok eksperimen dipersilahkan untuk tidur siang selama 1,5 jam sementara kelompok kontrol tidak.
Setelah itu kedua kelompok diberikan materi-materi yang baru lagi hingga pukul 6 sore.
Kedua kelompok akan diuji pada pukul 6 sore.

Hasilnya.
Kelompok yang tidur siang mendapatkan hasil yang lebih baik dari pada kelompok yang tidak tidur siang. Penelitian ini menunjukkan bahwa tidur siang mampu me-refresh kapasitas memori jangka pendek pada otak, sehingga memungkinkan para peserta yang tidur siang untuk menerima lebih banyak informasi baru dibandingkan peserta yang tidak tidur siang.

Hippocampus.

Penelitian-penelitian terdahulu menemukan bahwa hippocampus adalah tempat di mana otak menyimpan (sementara) memori yang baru saja dipelajari sebelum kemudian ditransfer ke prefrontal cortex.

Matthew Walker menyederhanakannya seperti ini: Hippocampus berfungsi seperti inbox email/SMS pada otak kita, ketika inbox ini sudah penuh dengan informasi-informasi yang baru kita pelajari, kita perlu tidur untuk mengosongkan kembali inbox ini. Bila kamu tidak tidur, maka inbox ini akan tetap penuh dan sulit untuk diisi kembali.

Jadi sekarang kamu udah ngerti kan kenapa kalau saat menjelang sore (sekitar jam 2 sore) kamu sulit konsentrasi?
Inbox-mu penuh!

Hubungan antara Tidur Siang dengan Kreativitas

Pernah dengar istilah otak kiri – otak kanan?
Pasti pernah dong! Jadi otak kiri adalah bagian dari otak yang berfokus pada kemampuan logika, hitung-hitungan dan hal-hal serius lainnya. Sementara otak kanan berfokus pada kemampuan kreatif, seni, visualisasi dan hal-hal menyenangkan lainnya.

Andrei Medvedev, Ph.D., seorang asisten profesor di Georgetown University’s Center of Functional and Molecular Imaging melakukan sebuah penelitian yang memonitor aktivitas otak pada 15 orang sampel yang sedang tidur siang.

Baca juga > 15 Kebiasaan Kecil Yang Membuatmu Semakin Cerdas

Dari penelitian ini ditemukan bahwa saat tidur siang, otak kanan (kreativitas) mengalami stimulasi, sementara otak kiri (logika) cenderung tetap diam saja. Ini artinya, dengan tidur siang, otak kanan bekerja memproses informasi-informasi visual dan kreatif yang sudah kita pelajari sebelumnya, lalu mengosongkan kembali memory untuk siap menampung informasi baru lagi.

Kesimpulan

Nah, setelah beberapa penjelasan ilmiah yang nerdist di atas, sekarang kamu jadi mengerti bahwa tidur siang membawa dampak positif pada otak dengan cara yang berbeda-beda. Bukan hanya mengisi ulang daya otak kamu, tapi juga me-refresh memory sehingga otak bisa kembali menerima informasi baru.

Jadi, bila lain kali kamu merasakan mumet, susah fokus dan mengantuk di siang hari. Cobalah untuk tidur siang, tidak perlu lama-lama, singkat namun berkualitas. Kamu akan rasakan dampaknya yang luar biasa, selain membuat badan lebih segar, pikiranmu juga akan lebih jernih dan ide-ide kreatif bisa kembali mengalir.


EmoticonEmoticon