Sabtu, 04 Juni 2016

Apakah Kamu Seorang Social Introvert?

Hai guys, bagaimana hari-harimu sepekan ini? Apakah kamu merindukan me-time (waktu pribadi) setelah sepekan penuh bergelut dengan kesibukan-kesibukanmu?

Nah, hari ini di JurnalCowok aku mau bahas soal tipe kepribadian yang unik ini, Extroverted – Introvert, atau sering disebut juga The Social Introvert.

Apakah Kamu Seorang Social Introvert

Apa itu? Bukannya itu Ambivert?
Nope!
Ambivert adalah tipe kepribadian yang nyaman berada di kedua sisi Ekstro dan Intro, mereka tipe yang supel dan santai. Beda dengan Social Introvert.

Pernahkah kamu merasa nyaman menyendiri di keramaian? Saat di kelas senang duduk di pojokan dan asyik sendiri, saat di sebuah acara atau pesta juga mojok sendirian hanya menyapa yang menyapamu duluan, nyantai di sebuah kafe yang cukup ramai namun asyik dengan kegiatan sendiri?

Aku seorang Extroverted – introvert, sebuah tipe kepribadian yang pada dasarnya adalah Introvert. Seperti seluruh individu introvert lainnya, aku sangat senang menyendiri, seminggu tidak keluar rumah juga tidak masalah, selama ada buku dan kopi yang menemani, duniaku sudah sempurna.


Namun saat dunia luar memanggil, aku berubah menjadi orang yang vokal, ekspresif dan pemberontak. Saat diperlukan aku bisa jadi presenter yang memukau, public speaker yang menggugah dan sosok pemimpin inspiratif. Tapi dibalik semua itu, aku merindukan kesendirianku. Aku merindukan keheningan.

Apakah Kamu Seorang Social Introvert

Kami para Extroverted – Introvert memang berbeda dengan para introvert yang cenderung memilih menyendiri saja. Kami bergaul, kami menikmati hang-out bersama teman-teman. Kami terbuka, kami menyuarakan pendapat kami, mempengaruhi orang lain dan memberi kontribusi pada masyarakat. Namun tidak setiap saat seperti itu. Kepribadian kami mirip seperti baterai, saat kami bergaul dan terbuka pada dunia luar baterai kami perlahan-lahan menurun hingga pada suatu titik akan habis, dan kami perlu menyingkir untuk menyendiri. Kami perlu mengisi ulang baterai kami, recharge, agar kami bisa siap menghadapi dunia luar lagi.

Apakah kamu juga seorang Extroverted – Introvert? Mari kita bahas beberapa Tanda-tanda Kalau Kamu Seorang Social Introvert.

Apakah Kamu Seorang Social Introvert

1. Kami sering diam, tapi bukan berarti kami pendiam.

Sebenarnya kami memiliki banyak pikiran yang ingin diutarakan, tapi kami sering berpikir bahwa pemikiran kami ini mungkin bukan topik yang menarik untuk kalian. Kami lebih memilih mendengarkan kalian berbicara, karena tanpa sadar kami senang mengamati dan mempelajari orang lain.

Apakah Kamu Seorang Social Introvert

2. Kami senang hang-out hanya dengan satu dua orang dari pada beramai-ramai.

Karena hang-out seperti ini lebih akrab dan tidak ricuh. Kami lebih bisa mengenal satu sama lain dengan baik dan memiliki pengalaman ngobrol yang lebih bermakna. Keuntungan lainnya, bila kami hang-out dengan lawan jenis, akan lebih mudah mendekatkan diri, dan mungkin bisa menjalin hubungan. Lebih baik dari pada hang-out beramai-ramai yang hanya penuh dengan obrolan basa-basi dan aksi jaim yang memuakkan.

Apakah Kamu Seorang Social Introvert

4. Kami kurang suka menjawab chat, terutama saat kami sedang tidak ingin berbicara dengan siapapun.

Sorry, bukan berarti kami anti-social atau merasa terganggu, hanya saja terkadang saat kami pulang ke rumah, kami sudah kelelahan dan perlu mengisi ulang baterai kami dengan menikmati waktu pribadi, kami hanya ingin sendiri. Kami akan dengan senang hati berbicara dengan kalian saat bertatap mukan nanti, setelah kami fully charged.

Apakah Kamu Seorang Social Introvert

5. Kami mau kenalan dengan teman-teman kalian yang lain, hanya beritahu kami sebelumnya, agar kami bisa menyiapkan diri kami untuk bersosialisasi.

Kami bukan orang yang tertutup, kami senang berkenalan dengan orang-orang baru, hanya saja itu memerlukan energi kami. Jadi beri kami kesempatan untuk mempersiapkan diri kami.

Apakah Kamu Seorang Social Introvert

 

6. Kami memang menginginkan waktu menyendiri, tapi kami juga tidak ingin kesepian sendiri.

Ok, aku tahu ini membingungkan, tapi itulah yang kami alami. Sebuah konflik di mana kami sangat ingin keluar dan bertemu orang, namun kami juga ingin nyaman di rumah saja.

Apakah Kamu Seorang Social Introvert

 

7. Terkadang sulit untuk mengajak kami keluar, namun setelah keluar, justru kami yang paling senang dan menikmati.

Butuh usaha dan niat ekstra untuk mengajak kami keluar dari rumah. Sekali lagi, bukan karena kami tidak suka keluar, tapi karena kami terus mempertimbangkan, “Bagaimana nanti kalau nggak asyik? Sayang banget waktunya, mending aku baca buku atau menulis di blog. Bagaimana nanti kalau sesampai di sana tiket sudah habis atau antrian panjang? Bagai mana kalau mereka cuma basa-basi mengajakku?”
Oke, sekali lagi, please jangan nge-judge kami dengan pandangan sinis seperti itu, bukannya kami suka berprasangka buruk, tapi kami juga tidak ingin dikecewakan.

Apakah Kamu Seorang Social Introvert

 

8. Kami sering terhanyut dalam pikiran kami sendiri meskipun kami sedang di luar bersama orang-orang.

Bahkan saat kami sedang hang-out atau berbicara dengan orang-orang, pikiran kami tetap terus berjalan dan terus menganalisa situasi. Bukan karena parno, tapi karena kami terbiasa asyik dengan pikiran kami sendiri.

Apakah Kamu Seorang Social Introvert

 

9. Karena kami mampu bergaul, berbicara di depan umum dan berpikir sistematis, seringkali orang-orang menjadikan kami pemimpin.

Tapi sejujurnya kami lebih suka jadi orang di belakang layar, karena kami tidak suka dipuji, kami tidak suka membahas kecakapan kami. Memang karena kebiasaan kami untuk banyak membacara, berpikir dan menganalisa, kami bisa jadi pembicara yang baik, memimpin dan mengambil keputusan. Namun dibalik semua itu kami sebenarnya juga selalu berpikir apakah kami cukup baik untuk memimpin? Kami selalu merasa ada yang kurang dan perlu diperbaiki dari kami. Itulah sebabnya kami merasa risih bila dipuji.

Apakah Kamu Seorang Social Introvert

 

10. Orang-orang sering mengira kami suka merayu (flirting)

Menurut kami, berinteraksi dengan orang lain adalah salah satu bagian terpenting dalam hidup, jadi kami selalu mengusahakan pembicaraan terbaik saat mengenal seseorang. Namun, sejujurnya semua itu murni karena kami ingin mengenal setiap orang secara pribadi sehingga orang-orang cenderung merasa kami memberi perhatian yang lebih.

Apakah Kamu Seorang Social Introvert

11. Kami sangat senang berada di tempat seperti Coffee Shops dan Cafe: dikelilingi banyak orang tapi tetap sendirian.

Kami juga senang berada di antara orang-orang, meskipun bukan orang yang dikenal. Ini sebuah zona nyaman di mana kami bisa berada di dekat orang-orang tanpa harus berbicara dengan mereka.

Apakah Kamu Seorang Social Introvert

 

12. Kami berjuang mengendalikan sisi Introvert kami.

Sejujurnya, sangat melelahkan bagi kami untuk terus berjuang mengontrol sisi introvert kami. Seringkali kami tiba-tiba mengalami perubahan mood, saat kami tiba di sebuah tempat yang tidak kami sangka-sangka menjadi ramai, kami bisa menjadi risih dan buru-buru pulang. Tapi ditengah jalan kami menyesal telah pulang dan merasa kesepian di rumah.

Apakah Kamu Seorang Social Introvert

13. Kami benci basa-basi

Kami selalu menghindari basa-basi atau perbincangan yang hanya sekedarnya. Biasanya bila harus ditinggal berduaan dengan temannya teman yang baru dikenal. Meskipun hanya untuk beberapa menit, misalnya karena si teman balik ke parkiran untuk mengambil tasnya yang tinggal di mobil, jadi kami ditinggal berdua. Awkward!!
Kalau orangnya mau diajak bicara lebih dalam nggak apa, ini malah sibuk dengan smartphone-nya sendiri, di sapa cuma jawab pendek dan senyum-senyum kecut. Faakk! Pengen banget jadi barista mendadak biar nggak duduk berdua bengong-bengong sama dia.


Sebenarnya ada banyak tanda-tanda lain yang menunjukkan bahwa kamu adalah seseorang dengan kepribadian Extroverted – Introvert atau Social Introvert. Silahkan berbagi dengan kita, jangan malu-malu, langsung post di comment aja. Kalau kamu bukan Social Introvert, mungkin kamu punya orang dekat atau teman yang memiliki kepribadian seperti ini, coba sharing pengalamanmu tentang mereka.

That’s all folks! Terima kasih sudah mampir, JurnalCowok akan kembali lagi dengan artikel-artikel menarik lainnya. Selama berakhir pekan, stay humble, stay sharp, dan jangan lupa bahagia!
-Adios!

6 komentar

Kampret nih artikel ngena banget hehehe

Haha, selamat datang gan di dunia Social Introvert!

Holy Fcuk! That's definitely me!!

Hehe, somebody just found out!


EmoticonEmoticon