Sabtu, 21 Mei 2016

X-Men: Apocalypse, Menjemput Awal dan Akhir dari X-Men

Hey guys! Week-end telah tiba, sudah punya rencana untuk hangout? Tahun ini kita kedatangan banyak sekali film-film bagus yang sudah kita tunggu-tunggu sejak tahun lalu! Beberapa di antaranya adalah film-film superhero yang dulunya mengisi masa kecil kita dengan aksi mereka di komik-komik kesayangan kita. Aku yakin, di antara kamu pasti ada yang masih menyimpan action figure, komik, poster atau bahkan mainan khas superhero ini.


X-Men: Apocalypse, Menjemput Awal dan Akhir dari X-Men

Minggu ini Marvel kembali merilis salah satu franchise-nya yang sebenarnya lebih senior dari Steve Roger, Tony Stark dan kawan-kawannya. X-Men: Apocalypse, film ke-9 dari X-Men Cinematic Universe, kembali menghadirkan karakter-karakter utama X-Men yang diperankan oleh James McAvoy (Pof. X), Michael Fassbender (Magneto), dan Jennifer Lawrence (Mystique/Raven).

Baca juga > 7 Cara Cerdas Menghadapi Haters

Film ini wajib kamu tonton! Kenapa? Aku akan ceritakan beberapa alasannya, tapi tenang, aku usahakan untuk meminimalisir spoiler-nya! Here it goes:

X-Men: Apocalypse, Menjemput Awal dan Akhir dari X-Men
 
Berlangsung pada setting waktu resetted timeline
Pahami hal ini dulu sebelum menonton agar kamu tidak kebingungan. Setting waktu film ini berada pada resetted timeline, yaitu alur waktu yang sudah diperbaiki oleh Wolverine pada film sebelumnya, X-Men: Days of Future Past, di mana keputusan Mystique/Raven telah menjadikannya idola bagi para mutan. Kalau kamu belum nonton film ini, maka kamu telah melewatkan potongan terbaik dari X-Men Cinematic Universe. Terutama kehadiran Tyrion Lannister yang menjadi plot utama Days of Future Past. #metamadness
X-Men: Apocalypse, Menjemput Awal dan Akhir dari X-Men

X-Men: Apocalypse, Menjemput Awal dan Akhir dari X-Men

Setelah Tyrion Lannister, kini giliran Sansa Stark meramaikan X-Men
Yup, buat kamu yang udah lihat trailernya Apocalypse, kamu pasti sudah aware dengan kehadiran Sophie Turner di film X-Men kali ini. Meski banyak orang berpikir kehadirannya hanya salah satu strategi untuk mendongkrak popularitas film Marvel yang mulai redup ini, itu 100% fitnah! Aku sudah menonton dan membuktikan sendiri bahwa Sansa Sophie justru memegang peran penting dalam alur cerita film ini. Jangan bandingkan dengan Famke Jenssen yang sudah berulangkali bercumbu dengan Hugh Jackman, Sophie di sini memerankan Jean Grey versi remaja. Dan... oke, sedikit spoiler... Di film ini Jean akan bertemu dengan Logan untuk pertama kali, dan adegan yang kurang dari satu menit itu sudah melibatkan kontak fisik dan batin di antara keduanya, lalu? Udah tonton sendiri, ntar kebanyakan spoiler!


Setelah penantian panjang, akhirnya Prof X resmi botak!
Buat kalian yang belum tahu, James McAvoy sangat menghayati perannya sebagai Charles Xavier atau yang lebih dikenal dengan Profesor X. Saat dia pertama kali di-casting untuk X-Men: First Class, McAvoy sudah berinisiatif untuk membotak rambutnya, namun ternyata sang sutradara, Bryan Singer, tidak menginginkan karakter Prof X botak sejak awal. Akibatnya McAvoy harus memakai hair extension dan wig sepanjang syuting. Namun di film kali ini, akhirnya Prof X dikisahkan menjadi botak akibat ulah En Sabah Nur (villain utama di film ini), maka James McAvoy pun akhirnya kembali botak! Dia sangat senang, setelah penantian sekian lama untuk menjadi karakter Prof X yang seutuhnya, James bahkan mencukur sendiri rambut gondrongnya dan menunjukkan prosesnya pada Patrick Stewart (pemeran Prof X yang tua dan botak) lewat video call!

X-Men: Apocalypse, Menjemput Awal dan Akhir dari X-Men

Pengantar menuju seri terakhir X-Men karya Bryan Singer dan Hugh Jackman!
Bryan Singer yang telah menyutradarai 9 film X-Men mengumumkan bahwa setelah ini dia akan membuat satu film terakhir, yang akan menjadi film ketiga Wolverine sekaligus penutup untuk seluruh film X-Men dan Wolverine yang selama ini dibidaninya. Hugh Jackman juga menyatakan hal senada, setelah 9 kali berakting sebagai Wolverine, dia menyatakan akan mengerjakan satu film lagi sebagai Wolverine, lalu dia akan pensiun. Sungguh, aku dibesarkan dengan mengingat wajah Hugh Jackman sebagai Wolverine, menurutku tidak ada aktor lain yang bisa memerankan Wolverine sepertinya. Tidak akan pernah sama lagi!

X-Men: Apocalypse, Menjemput Awal dan Akhir dari X-Men

Finally, ingat After Credit!
Bila kamu memang fans-nya film-film Marvel, maka saat roll credit berjalan kamu pasti tidak akan beranjak dari kursimu. Yup, karena Marvel selalu memberikan cuplikan After Credit yang memberi petunjuk tentang film selanjutnya. Jadi pastikan kamu tidak beranjak saat film selesai, tunggu roll credit sampai selesai, nikmati cuplikannya! Karena itu adalah clue tentang siapa yang menjadi lawan Logan di film terakhirnya nanti!


EmoticonEmoticon