Rabu, 27 April 2016

Kenapa Lulusan Perguruan Tinggi Semakin Sulit Mendapatkan Pekerjaan? Part III (Final)


Kenapa Lulusan Perguruan Tinggi Semakin Sulit Mendapatkan Pekerjaan?
Yay! Kita kembali lagi melanjutkan artikel Kenapa Lulusan Perguruan TinggiSemakin Sulit Mendapatkan Pekerjaan Part II. Bagian ini adalah bagian terakhir seri artikel ini, jadi simak baik-baik ya...

Kenapa Lulusan Perguruan Tinggi Semakin Sulit Mendapatkan Pekerjaan?

7. Tidak Memiliki Senjata Rahasia
What? Emang kita mau melamar jadi ninja? Haha, nggak cuma ninja yang perlu senjata rahasia bro. Kita juga perlu punya senjata rahasia. Dalam dunia kerja, kita perlu memiliki suatu keunggulan/keunikan yang membuat kita berbeda dari para pelamar lainnya. Sebuah nilai lebih yang membuat perusahaan semakin tertarik untuk memiliki orang berkemampuan sepertimu.
Ini sifatnya lebih personal bro. Karena hanya kamu yang tahu, apa keunggulanmu dan apa kelemahanmu. Cobalah renungkan, setiap manusia di dunia punya keunikan dan keunggulan masing-masing, kamu mungkin menyepelekannya, atau hanya menganggapnya hobby atau iseng. Percayalah, banyak orang berhasil di luar sana berawal dari kemampuan yang awalnya hanya iseng! Jadi saat pewawancara menanyaimu: ‘Kenapa perusahaan kami perlu merekrut anda?’ pastikan kamu siap menunjukkan senjata rahasiamu pada mereka!

Kenapa Lulusan Perguruan Tinggi Semakin Sulit Mendapatkan Pekerjaan?

8. Tidak melakukan follow up
Kamu udah kirim berkas lamaran, tapi belum dihubungi kembali? Follow up! Apaan tuh? Follow up adalah menindaklanjuti, kamu harus pro-aktif dalam hal ini, tidak ada yang salah bila kamu menanyakan kelangsungan proses lamaranmu dengan menelpon langsung bidang personalia perusahaan tersebut atau setidaknya melalui email. Bisa jadi ada kesalahan di mana berkasmu tidak sampai kepada mereka, atau mereka (somehow) lupa menghubungimu. Melakukan follow up juga menunjukkan bahwa kamu peduli dan benar-benar berniat untuk bekerja di perusahaan itu. Ini akan menjadi nilai tambah bagimu dibandingkan pelamar-pelamar lain yang tidak melakukan follow up.
Kenapa Lulusan Perguruan Tinggi Semakin Sulit Mendapatkan Pekerjaan?

9. Menyerah terlalu cepat
Banyak pelamar kerja yang terlalu cepat menyerah. Sudah melamar namun belum dihubungi juga, langsung galau tingkat nasional. Jangan terlalu cepat berpandangan negatif, berpikirlah yang positif. Anggaplah itu sebagai tanda bahwa masih ada yang perlu diperbaiki dari dirimu.
Melamar pekerjaan itu mirip dengan berjualan. Bila kamu punya produk yang bagus untuk dijual, kamu hanya perlu mendatangi calon-calon pembeli sebanyak-banyaknya. Diantara banyak calon pembeli, yakinlah pasti ada yang membeli. Melamar kerja itu sama dengan jual diri, --eitss! Positif dong! Pelamar kerja itu menjual kemampuan dan waktunya, jadi kamu hanya perlu terus mencoba dan mencoba, cepat atau lebih cepat (kan positif, hehe) pasti akan laku!

That’s all folks! Itulah alasan-alasan mengapa kebanyakan lulusan perguruan tinggi sulit mendapatkan pekerjaan. Dengan ini kamu sudah bisa mulai berbenah diri dan memastikan untuk tidak melakukan kesalahan-kesalahan ini. Tunggu apa lagi, mulailah menyusun berkasmu dan kejarlah karir impianmu!
-Adios!


EmoticonEmoticon