Jumat, 22 April 2016

Benarkah Apple Inc. Mendulang Emas Senilai $40 Juta Dari Hasil Daur Ulang iPhone?

Apple Inc. Mendaur Emas Senilai $40 Juta Dari iPhone?

Satu minggu ini kita dijejali dengan Earth Day atau Hari Bumi. Banyak perusahaan berbondong-bondong membuat program untuk cari muka pada event yang over-hyped ini. Sorry, bukannya sok kritis, tapi kita juga harus skeptis. Apa yang sebenarnya mereka inginkan dari kehebohan Earth Day ini?

Minggu lalu Apple Inc. Mengumumkan bahwa mereka baru saja menyelesaikan program recycle (daur ulang) sampah elektronik mereka. Dari proses daur ulang tersebut, Apple menyatakan bahwa pihaknya berhasil mengumpulkan emas senilai $40 Juta! Sungguh fantastis bukan? Apple pun mengklaim dan mengkampanyekan tindakan yang mereka lakukan tersebut itu murni mereka lakukan berdasarkan ketulusan hati mereka untuk melestarikan lingkungan. Lantas Apple pun mengajak para penggunanya untuk mengunduh aplikasi yang mendukung Earth Day, nah loh! Sudah tercium belum? Haha.

Oke, sebelum kita bantai dengan berbagai kebenaran yang menyakitkan, ada baiknya kamu semua tahu bahwa berita ini sudah tersebar luas dan menjadi trending topic di berbagai media-media besar dunia seperti CNN, FoxNews, dan HuffingtonPost. Bahkan situs-situs teknologi terpercaya seperti MacRumors, Gizmodo, Quartz, dan TheVerge juga meliput hal yang sana. Wow, kalau memang demikian, bukankah ini menunjukkan bahwa berita ini valid dan reliabel? #skripshit
Apple Inc. Mendaur Emas Senilai $40 Juta Dari iPhone?

Jadi rata-rata semua berita di atas mengacu pada sebuah instisari seperti ini: Apple Inc. dengan segala kebaikan dan ketulusan hatinya, menarik semua iPhone dan iPad bekas yang telah dijual kembali atau rusak dari seluruh toko dan pusat retail mereka, lalu mendaur ulangnya, melelehkannya, sehingga mengekstrak sekitar 30 miligram emas dari setiap unit iPhone atau iPad, totalnya terkumpul hingga 2.204 pound emas (999,7 Kg, atau nyaris 1 Ton)!
Apple Inc. Mendaur Emas Senilai $40 Juta Dari iPhone?

Fantastis!

Tapi mari kita ajak si iblis berdiskusi. Untuk apa Apple melakukan semua ini? Apakah memang benar karena ‘kebaikan hatinya’? Atau karena jumlah emasnya yang juga menggiurkan? Atau mau ikut meramaikan Earth Day?

Yang pasti kita bahas dari motif pertama: untuk apa? Banyak yang mungkin yang belum tahu, bahwa setiap perusahaan manufaktur di Amerika serikat harus mengikuti sekumpulan peraturan tentang limbah elektronik yang mewajibkan setiap produsen untuk bertanggungjawab atas limbah mereka untuk sejumlah presentase dari total produksi mereka. Dalam situs-situs berita tersebut banyak dicantumkan bahwa Apple menyatakan mereka mendaur ulang sekitar 90 juta pound (hampir 41 ribu ton) perangkat-perangkat Apple seperti iPhone, iPad, dan Mac. Jumlah tersebut mereka akui merupakan 71% dari total penjualan mereka selam 7 tahun terakhir.

Apple Inc. Mendaur Emas Senilai $40 Juta Dari iPhone?
Yang diwarnai kuning adalah ke 25 negara bagian yang mewajibkan recycle

Nah, ternyata alasan pertama bukan karena mau ikutan Earth Day atau karena ‘kebaikan hatinya’ dong. Tapi karena memang sudah ada peraturannya, dan hukumnya wajib untuk mereka lakukan.

Yang kedua, setelah motifnya jelas, lalu apa untungnya untuk mereka? Bukannya dari hasil daur ulang itu mereka mendapatkan emas seberat 1 ton atau senilai $40 juta dollar?

Ehm! Kamu percaya di dalam sebuah iPhone terdapat emas sebanyak 30 miligram? Okelah, kita asumsikan saja benar demikian. Berarti kalau kita hitung ke nilai uang, 30 miligram emas itu sekitar Rp.14 ribuan, atau bisa kita hitung kasar $1 (1 dollar) saja! Berarti untuk mendapatkan emas senilai $40 juta, Apple perlu memusnahkan 40 juta iPhone! Wuihhh!

Sudah mulai terbuka nalarnya? Kalau belum, coba pelan-pelan pikirkan, kalau kamu yang pegang kuasa di Apple, apa kamu ikhlas mau nukar 1 unit iPhone dengan uang $1 atau Rp. 14 ribuan? Meskipun dalam keadaan rusak? Rugi besar bro!

Itu tidak masuk akal! Apa yang sesungguhnya terjadi sebenarnya kita sudah bisa pikirkan. Apple pasti menarik semua iDevices yang rusak, dijual bekas (program tukar tambah) atau yang lewat masanya itu dari pasaran (sesuai dengan hukum yang berlaku tadi). Lalu mereka musnahkan dan daur ulang? Oh tidak! Jauh lebih mudah untuk me-refurbish atau me-rekondisi ulang perangkat-perangkat Apple tersebut lalu dikemas ulang dan dijual ke negara-negara berkembang seperti India, Thailand, Filipina dan... Indonesia! Berapa harga per unitnya? Rp.14ribuan kah? Apa? 3 juta? Setara dengan 30 mg emas nggak tuh?

Apple Inc. Mendaur Emas Senilai $40 Juta Dari iPhone?

Ada sebuah celah di dalam hukum daur ulang limbah elektronik ini. Hukum itu hanya mencantumkan bahwa si produsen harus mendaur ulang limbah elektronik sejumlah sekian persen dari jumlah tonase produk mereka di setiap negara bagian yang mewajibkan hukum tersebut. Namun tidak merinci secara detail, bahwa yang harus didaur ulang itu adalah barang dengan merk mereka, dalam hal ini produk-produk Apple. Pada umumnya produsen tidak mengerjakan sendiri daur ulang ini, mereka mempekerjakan kontraktor swasta di setiap negara bagian. Jadi kira-kira Apple pasti hanya pesan begini ke kontraktor itu: “Kami perlu mendaur ulang sekian ratus ton di Minnesota” ehm.. kayaknya terlalu formal yah. Lebih tepatnya mungkin begini: “Kami perlu mendaur ulang 1000 ton di California, bisa tolong diatur bos? Gilingkan aja monitor-monitor jadul itu, kalok nggak, sampan si ucok itu aja kau dozer kan. Pokoknya bikin suratnya 1000 ton ya, bos. Duitnya gampanglah itu, kan perusahaan kita Apple cuy!”
Apple Inc. Mendaur Emas Senilai $40 Juta Dari iPhone?

Ehm! Aku sendiri nulis ngetik ini bukan karena latah konspirasi. Aku pengguna Apple koq, ada 2 iPad dan 1 iPhone di rumahku. Aku pakai karena memang suka dengan platform iOS-nya, terutama setelah di Jailbreak. Namun yang aku sayangkan kali ini adalah perkara media berita dan media sosial yang cenderung over-hyped. Melebih-lebihkan yang berlebihan. Kita perlu pemberitaan yang berimbang, jangan cepat termakan headline, meskipun dari media-media raksasa seperti CNN dan Hufftington. Sudah saatnya kita generasi millennial berpikir lebih cerdas dan melepaskan attachment yang berlebihan terhadap sebuah brand tertentu. Menyukai brand itu tidak salah, menjadi fans dan kolektornya juga tidak salah. Tapi jangan jadi buta dan menyembahnya. Pakailah sebuah produk bukan karena brand-nya, tapi karena manfaatnya.

Terimakasih telah membaca sampai sejauh ini. Sampai ketemu di artikel berikutnya.
- Adios!

2 komentar

berarti kita bisa nukar iphone lama kita dengan iphone baru gitu ya?

Bisa gan, tapi program itu hanya berlaku di negara USA.
Berlaku untuk semua orang yang memiliki kartu kredit USA juga.
Jadi tinggal bawa iPhone lama bisa ditukar tambah dengan iPhone baru, iPhone lama dihargai cukup tinggi oleh Apple.


EmoticonEmoticon